Sudah seminggu saya terkena magg, jika datang menyerang lambung saya memproduksi asam lambung dan gas yang banyak hingga kadang kepala jadi sakit minta ampun. Saya tidak bisa berbuat apa-apa, di kampus saya kadang hanya bisa tertidur diatas meja sambil menunggu sakitnya reda.

Ini adalah penyakit lama, dari kebiasaan buruk makan sambal dan asam waktu muda dulu. :), tidak tanggung-tanggung waktu SMA dulu saya paling senang makan bakso dengan kuah yang tingkat kepedesannya setara dengan level 50 boncabe dan tingkat keasaman kuahnya hingga pH 1 setiap hari hehehe. Belum lagi konsumsi kopi saat begadang, atau nahan lapar saat kuliah dulu karena tugas kuliah atau kesibukan lain. Di rumah apalagi, mama saya senang dengan makanan pedas, setiap hari pasti selalu ada sambal tersajikan di meja makan, bahkan meskipun tidak ada lauk, selama ada sambal nasi dua piring bisa masuk ke perut. Saya telah menyiksa lambung saya dari dulu.

Untuk urusan cabe, sekarang saat makan indomie saja kalau bubuk cabenya ikut dicampur sudah kepedesan, muka sudah merah-merah dan kadang perut terasa panas. Kesimpulan saya cuman satu, jatah makan sambel saya sudah hampir habis.!

Semua memang ada jatahnya, dan banyak diantara kita sudah menghabiskan jatah itu diawal. Banyak orang yang menghabiskan jatah makan gula hingga jatah produksi insulin di pankreasnya berkurang dan saat ini kena penyakit gula. Ada yang menghabiskan jatah makan dagingnya diawal hingga LDL kolesterolnya menumpuk di arteri dan skrng kena kolesterol. Ada juga yang memaksa kerja paru-parunya dengan asap rokok hingga kemampuannya menipis kini. Ada juga yang memaksa kerja liver mereka hingga kemampuannya berkurang karena begadang. Ada juga yang menghabiskan kemampuan matanya hingga kini harus memakai kacamata, dan lain sebagainya. Bahkan anak sulung saya telah menghabiskan jatahnya menggunakan usus buntunya hingga harus dioperasi untuk diangkat pada umur empat tahun.

Ada juga yang duluan mengambil jatah rejeki anak cucunya dengan korupsi. Ada yang menghabiskan jatah bermain dan bersenang-senangnya di usia muda hingga di hari tua dia harus bekerja keras. Ada juga yang sering berbohong hingga menghabiskan jatah kepercayaan orang lain padanya. Intinya jika nikmat itu selesai, berarti jatah sudah habis.

Namun ada juga orang yang menghabiskan masa sakit dan susahnya diawal kemudian mendapatkan jatah senangnya diakhir. Semuanya terserah kita, karena di dunia ini ada dua hukum alam yang berlaku, yaitu hukum keseimbangan dan hukum sebab-akibat.

Salam,
Mappe.

No comments:

Post a Comment